urutan pemakaian skincare

Urutan Pemakaian Skincare Pagi & Malam: Pemula Wajib Tahu!

Urutan Skincare Pagi dan Malam yang Benar untuk Pemula (Wajib Tahu!)

cosmeticdentistrydallascounty – Pernahkah Anda merasa terjebak dalam situasi ini: Anda baru saja memborong sekeranjang produk perawatan wajah yang sedang viral di TikTok, mulai dari toner eksfoliasi, serum pencerah, hingga krim malam yang harganya menguras dompet. Dengan semangat 45, Anda menumpuk semua produk itu ke wajah dalam satu malam. Namun, alih-alih bangun dengan kulit sebening kaca ala artis Korea, Anda justru disambut dengan breakout atau bruntusan di pagi hari.

Rasanya ingin marah, bukan? Sering kali, kita buru-buru menyalahkan produknya. “Ah, produk ini overrated, nggak cocok di aku!” Padahal, bisa jadi masalah utamanya bukan pada kualitas produk tersebut, melainkan pada bagaimana cara Anda menggunakannya. Dalam dunia dermatologi, urutan adalah segalanya. Menaruh serum berbahan aktif di atas pelembap tebal ibarat memakai celana dalam di luar celana panjang—tidak efektif dan terlihat konyol.

Memahami urutan pemakaian skincare yang benar adalah fondasi utama untuk mendapatkan kulit sehat. Kulit kita memiliki logika penyerapan tersendiri. Jika Anda salah langkah, produk seharga jutaan rupiah pun hanya akan menguap sia-sia atau malah menyumbat pori-pori. Jadi, sebelum Anda membeli produk baru lagi, mari kita bedah logika di balik rutinitas perawatan wajah pagi dan malam agar investasi kecantikan Anda tidak berakhir sia-sia.

1. Aturan Emas: Dari yang Paling Encer ke Paling Kental

Sebelum masuk ke detail produk, ada satu prinsip fisika sederhana yang wajib Anda pegang teguh: Tekstur adalah kunci. Bayangkan kulit Anda seperti spons kering. Jika Anda menuangkan minyak kental terlebih dahulu, lalu menyiramnya dengan air, air tersebut tidak akan bisa menembus lapisan minyak untuk masuk ke dalam spons, bukan?

Begitu pula dengan kulit wajah. Selalu aplikasikan produk dengan konsistensi paling cair (seperti toner atau essence) terlebih dahulu, baru kemudian dilanjutkan dengan produk yang lebih kental (serum), dan ditutup dengan yang paling pekat (krim pelembap atau face oil).

Prinsip ini memastikan bahan aktif yang partikelnya kecil dapat meresap sempurna ke dalam lapisan dermis tanpa terhalang oleh molekul besar dari produk yang lebih berat (occlusive). Jadi, ketika Anda bingung di depan cermin, cukup lihat teksturnya. Yang cair duluan, yang kental belakangan.

2. Ritual Pagi: Fokus pada Perlindungan (Protection)

Rutinitas pagi hari bukan tentang memperbaiki masalah kulit secara agresif, melainkan mempersiapkan kulit untuk “berperang”. Sepanjang hari, wajah Anda akan terpapar sinar UV, polusi, debu jalanan, dan radikal bebas. Oleh karena itu, urutan pemakaian skincare pagi harus fokus pada proteksi.

  • Pembersih Wajah (Cleanser): Mulailah dengan face wash yang lembut untuk mengangkat minyak yang diproduksi kulit selama tidur. Tidak perlu scrub kasar di pagi hari.

  • Toner (Opsional): Gunakan toner hidrasi untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit dan memberikan “minum” pada wajah agar siap menerima produk selanjutnya.

  • Serum Antioksidan (Vitamin C): Ini adalah sahabat terbaik pagi hari. Vitamin C membantu mencerahkan dan melawan radikal bebas dari sinar matahari dan polusi. Bayangkan ini sebagai tameng pertama Anda.

  • Pelembap (Moisturizer): Kunci hidrasi tersebut agar tidak menguap.

  • Sunscreen (Wajib!): Ini adalah langkah yang tidak bisa ditawar. Tanpa sunscreen, semua skincare mahal Anda tidak ada gunanya. Gunakan minimal sebanyak dua ruas jari untuk perlindungan maksimal.

3. Ritual Malam: Waktunya Perbaikan (Repair)

Saat Anda tidur, tubuh masuk ke mode regenerasi, termasuk sel-sel kulit Anda. Sirkulasi darah meningkat dan perbaikan sel terjadi lebih cepat. Inilah saat yang tepat untuk memberikan nutrisi berat dan bahan aktif yang bekerja keras.

Berbeda dengan pagi, urutan pemakaian skincare malam bertujuan untuk membersihkan sisa “perang” siang hari dan menstimulasi kolagen.

  • Double Cleansing: Ini langkah krusial. Satu kali cuci muka tidak cukup untuk mengangkat sisa sunscreen dan makeup yang bersifat waterproof.

  • Eksfoliasi atau Serum Treatment: Malam hari adalah waktu yang aman untuk menggunakan bahan aktif yang sensitif terhadap matahari, seperti Retinol atau AHA/BHA.

  • Krim Malam/Sleeping Mask: Tutup dengan pelembap yang lebih kaya nutrisi untuk menjaga kelembapan semalaman, karena kulit cenderung kehilangan lebih banyak air saat kita tidur (Transepidermal Water Loss).

4. Seni Double Cleansing: Jangan Sampai Terlewat!

Mari kita bahas lebih dalam tentang double cleansing. Banyak pemula yang menyepelekan langkah ini karena merasa “ribet”. Padahal, inilah rahasia utama kulit bersih bebas komedo.

Langkah pertama adalah menggunakan pembersih berbasis minyak (cleansing oil atau cleansing balm) atau micellar water. Minyak akan meluruhkan minyak. Jadi, sebum berlebih, sisa sunscreen, dan makeup akan luluh lantak di tahap ini. Langkah kedua adalah menggunakan sabun cuci muka (facial wash) berbasis air untuk membersihkan residu minyak dan keringat.

Jika Anda hanya mencuci muka sekali dengan sabun biasa setelah seharian memakai sunscreen, kemungkinan besar residu masih tertinggal di pori-pori. Inilah cikal bakal jerawat batu yang sering muncul tanpa diundang. Jadi, jadikan double cleansing sebagai agama baru dalam rutinitas malam Anda.

5. Serum dan Bahan Aktif: Jangan Asal Oplos

Di sinilah banyak orang sering salah kaprah. Mentang-mentang ingin cepat glowing, semua serum dipakai bersamaan. Serum Niacinamide dicampur Vitamin C, lalu ditimpa Retinol dan AHA. Bukannya bagus, kulit Anda malah bisa iritasi parah atau mengalami chemical burn.

Dalam menyusun tahapan skincare, perhatikan kompatibilitas bahan:

  • Jangan campur Retinol dengan AHA/BHA secara bersamaan jika kulit Anda sensitif. Gunakan bergantian (misal: Senin Retinol, Selasa AHA/BHA).

  • Vitamin C paling efektif dipakai pagi hari, sedangkan Retinol wajib dipakai malam hari karena ia membuat kulit sensitif terhadap cahaya matahari.

  • Niacinamide adalah bahan yang cukup ramah dan biasanya bisa digabungkan dengan banyak bahan lain, termasuk Retinol, untuk efek menenangkan.

Bijaklah memilih serum. Gunakan sesuai kebutuhan kulit saat itu, bukan berdasarkan tren yang sedang ramai di media sosial.

6. Eye Cream dan Spot Treatment: Di Mana Posisi Mereka?

Pertanyaan sejuta umat: “Obat totol jerawat dipakai sebelum atau sesudah pelembap?” Jawabannya bisa bervariasi tergantung jenis obatnya, tapi aturan umumnya adalah: agar efektif, bahan aktif harus menyentuh kulit sedekat mungkin.

  • Eye Cream: Sebaiknya diaplikasikan sebelum pelembap wajah. Kulit di sekitar mata sangat tipis dan rentan. Mengoleskan krim mata terlebih dahulu memastikan area tersebut mendapatkan nutrisi spesifik tanpa terhalang pelembap wajah yang mungkin terlalu berat.

  • Spot Treatment (Obat Totol): Jika berbentuk gel bening yang menyerap, gunakan sebelum pelembap di area berjerawat. Namun, jika berbentuk krim tebal atau lotion sulfur yang membuat kering, lebih baik gunakan di langkah paling akhir (setelah pelembap) agar tidak menyebar ke area kulit sehat yang tidak berjerawat.

7. Jangan Lupakan Leher: Wajah Kedua Anda

Sering kali kita melihat orang dengan wajah kencang dan mulus, tapi kulit lehernya kendur dan berkerut. Ini terjadi karena mereka berhenti merawat kulit tepat di garis rahang.

Leher adalah area yang memiliki kelenjar minyak lebih sedikit daripada wajah, sehingga lebih cepat menua dan keriput. Saat melakukan urutan pemakaian skincare—mulai dari toner, serum, pelembap, hingga sunscreen—pastikan Anda menariknya hingga ke leher dan dada bagian atas. Jangan biarkan leher Anda mengkhianati usia asli Anda sementara wajah Anda menolaknya.


Merawat kulit bukanlah sebuah kompetisi tentang seberapa banyak produk yang bisa Anda tempelkan di wajah, melainkan tentang konsistensi dan ketepatan urutan. Memahami urutan pemakaian skincare pagi dan malam adalah investasi jangka panjang. Mungkin hasilnya tidak terlihat dalam satu atau dua malam, tapi percayalah, kulit Anda di masa depan akan berterima kasih.

Mulailah dari yang dasar (Basic Skincare): Pembersih, Pelembap, dan Sunscreen. Setelah pondasi ini kuat, barulah Anda bisa bereksperimen dengan serum dan toner. Ingat, kulit yang sehat adalah lari maraton, bukan lari sprint. Jadi, sudah siapkah Anda memperbaiki rutinitas malam ini? Cek kembali meja rias Anda dan pastikan urutannya sudah benar!

Tag: , , , , , ,